Thursday, April 30, 2020

Menunggu Aksi Generasi Millenial Berbagi Kebaikan di Tengah Pandemi

kaboeline.comMewabahnya virus covid-19 membawa perubahan terhadap sistem sosial di masyarakat. Yang awalnya acuh terhadap situasi sekitar, seketika berubah memiliki kesadaran diri untuk saling mengenal. Dari yang ingin selamat dan sehat sendiri kemudian tergerak memberi apresiasi terhadap mereka para tenaga medis yang telah berjuang melawan pandemi. Apalagi sekarang ini, sudah memasuki bulan suci Ramadhan. Suasana keprihatinan membuat hati semakin yakin bahwa pandemi bisa selesai dengan menebar kebaikan bersama. Dikenal sebagai generasi anti sosial, beberapa anak muda yang hidup pada jaman millenial ternyata memiliki kekuatan untuk melakukan perubahan.

Dimanapun tempat tinggalnya, bahkan tidak harus berada di kota besar, mereka bisa mempengaruhi para "pengikutnya" atau istilahnya followers di dunia maya melakukan suatu tindakan. Bisa dibayangkan jika di negeri ini banyak anak muda melakukan satu kebaikan dan mau men-share aksi kebaikan tersebut. Tentu, akan membawa pengaruh pada gaya hidup anak muda lain hanya dengan melalui postingan atau tweet media sosial. Seorang dokter nyentrik asal Yogjakarta sempat viral beberapa bulan terakhir karena aksi sosial yang dilakukan. Kerennya, dr. Tirta bisa memberi inspirasi kepada semua orang supaya mau melakukan gerakan membantu tenaga medis. Tugasnya sebagai garda terdepan menangani pasien Covid-19 tetu sangat beresiko. Kecepatan media sosial mampu mengirimkan informasi positif secara luas dan dengan mudah diterima masyarakat. Karena berita viral ini, banyak anak – anak muda di daerah melakukan hal serupa sebagai bentuk solidaritas.

Lantas apa yang bisa dilakukan di tengah pandemi covid-19?. Anak muda dengan bermacam latar belakang profesi, identitas maupun komunitas, bisa melakukan suatu gerakan yang bisa mendatangkan harapan. Memang Kebaikan Berbagi saya rasa tidak hanya sebatas memgeluarkan sesuatu yang kita miliki. Memberi motivasi, semangat dan harapan kepada banyak orang bisa jadi adalah salah satu contohnya. Generasi millennial yang sudah identik dengan media sosial bisa dengan mudah memanfaatkan akun – akun sosialnya untuk Kebaikan Berbagi. Contohnya, kampanye #DiRumahAja, menunda mudik, menjaga jarak ketika di tempat umum, atau bertahan jika kemungkinan terburuk seperti lockdown  diberlakukan.

Perlu diketahui kebijakan social distancing atau phisycal distancing di berbagai daerah mengakibatkan dampak ekonomi  luar biasa, terutama masyarakat menengah ke bawah. Bagaimana tidak, penghasilan yang mulanya pas – pasan semakin terasa tercekik dengan adanya larangan atau pembatasan beraktifitas. Belum adanya prediksi mengenai kapan berakhir pandemi ini adanya zakat bisa membantu kebutuhan mereka sehari – hari. Kesempatan bagi kita  berlomba– lomba saling berbagi kepada sesama yaitu kelompok masyarakat terdampak kebijakan pemerintah akibat wabah.

Di tengah kebijakan larangan masyarakat berkumpul, maka kemajuan teknologi menjawab dengan hadirnya Dompet Dhuafa. Ada banyak informasi  menarik bisa diakses melalui www.dompetdhuafa.org terutama bagi masyarakat yang bermaksud membayar zakat tanpa harus melanggar himbauan pemerintah mengurangi berkumpul di tempat umum. Kalian yang memiliki rejeki berlebih, kenapa tidak menyisihkan sebagian pendapatan demi membantu saudara kita yang membutuhkan sekarang ini. Anak muda bisa mengedukasi minimal di lingkup keluarga bahwa mengeluarkan zakat bisa dari rumah, sesimpel itu kan. 

Melalui https://www.dompetdhuafa.org/ kalian generasi millennial bisa melakukan pembayaran donasi secara online. Jika merasa sibuk dengan aktifitas atau pekerjaan, bisa membayar Zakat dimanapun, kapanpun, dan anti ribet. Bulan Ramadhan sebagai bulan mulia, sangatlah tepat jika mengisinya dengan Kebaikan Berbagi. Wabah pandemi ini bisa berakhir jika kita bisa saling merangkul, berusaha berbagi kebaikan dan…saling menguatkan.
Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Menebar Kebaikan yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa

#MenebarKebaikan
#LombaBlogMenebarKebaikan

0 comments:

Post a Comment