Wednesday, March 14, 2018

Nggalek, Gudang Durian Brow..!!

kaboeline.com - Siapa sih orang yang nggak suka dengan buah yang satu ini. Rasanya yang legit, aroma buah yang wangi akan menggugah selera setiap penikmatnya. Dan sekarang di Trenggalek sedang musim - musimnya buah durian. Kecamatan Watulimo, Kampak, Dongko dan Munjungan adalah lumbungnya durian, yang kabarnya memiliki kualitas dan rasa yang berbeda - beda.

Meluncur ke kawasan kecamatan Watulimo, anda bisa langsung menuju desa Sawahan. Di lahan seluas kurang lebih 650 hektar, beberapa jenis durian bisa tumbuh subur di area ini. Bahkan kebun durian di desa Sawahan ini sudah diresmikan oleh bupati Trenggalek, bapak Emil Dardak sejak  tahun 2016 yang lalu. Ada nggak di antara kalian, yang mengaku warga Trenggalek tetapi belum pernah berkunjung kesana?

Dan yang membanggakan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bahkan telah mencanangkan hutan durian internasional  atau Internasional Durio Forestry. Mentan menyebutkan,  Trenggalek merupakan kabupaten terkaya di Indonesia dalam sektor pertanian. Namun, dia menilai cara penjualan dan kreativitas olahan hasil pertanian maupun perkebunan masih kurang.

“Kalau aku bilang, kabupaten terkaya berada di sini di Trenggalek, namun yang mahal adalah inovasinya. Potensi pertanian semua tersedia disini. Tinggal bagaimana petani bisa mengolah, mengemas sehingga menjadi produk yang mempunyai harga jual tinggi," ujarnya. (dikutip dari http://nationalgeographic.co.id/)


Makanya jangan heran kalau lagi musimnya seperti ini, nggak perlu susah untuk mendapatkan buah "mahal" ini. Disepanjang jalan anda akan menemui banyak penjual berbagai jenis durian dengan harga yang cocok alias sebanding dengan rasa buah duriannya. Selain di desa Sawahan, masih di kecamatan yang sama, anda juga bisa menuju desa Karanggandu arah menuju pantai Damas. Disini anda juga mudah mendapatkan berbagai jenis durian dan bisa membeli langsung ke petaninya. Bisa jadi anda akan mendapat bonus makan di tempat. "Gimana, penasaran kan?"

0 comments:

Post a Comment