Menunggu Aksi Generasi Milenial

Mewabahnya virus covid-19 membawa perubahan terhadap sistem sosial di masyarakat.

Pelajar Pancasila vs Pelajar Tik Tok

Potret Krisis Kreatifitas Akibat Pandemi.

Nggalek,

Gudang Durian Brow..!!

Candi Brongkah

Candi ini dinamakan Candi "BRONGKAH" karena ditemukan di dusun Brongkah.

Ziarah Kubur

Tradisi Pengingat Mati

Sunday, March 25, 2018

TARIAN “KELAS” FESTIVAL MEMUKAU PENONTON FASHION SHOW MTsN 1 TRENGGALEK


kaboeline.com - Sabtu, 24 Maret 2018, halaman MTsN 1 Trenggalek mendadak heboh. seribu lebih penonton yang terdiri dari siswa - siswi memadati sejak pagi. Sekali dalam sejarah, puluhan busana dan maskot hasil kreasi siswa – siswi madrasah ditampilkan dengan berbagai tema kekayaan budaya Indonesia. Selain itu penampil terbaik tarian dan cipta lagu mata pelajaran seni budaya juga ditampilkan pada acara ini. Yang cukup menghebohkan, tari Nusantara kreasi kelas IXG berhasil memukau penonton dengan kecantikan koreografinya.

Proses pembuatan busana maskotnya pun membutuhkan waktu yang cukup lama yakni satu semester lebih. Hasil kerja keras masing – masing kelas terbayar lunas hari ini. Walaupun mungkin hanya beberapa yang mendapatkan piagam penghargaan dengan nilai terbaik.

Plt Kementerian Agama Trenggalek, Bapak Mustofa Al-Khamdani yang hadir pada saat itu sangat mengapresiasi kreatifitas anak – anak MTsN 1 Trenggalek.

“Saya sangat kagum dan berharap kegiatan yang mungkin cuma ada di MTsN 1 Trenggalek ini akan menjadi agenda tahunan, Madrasah Hebat, Madrasah Bermatabat” , kata beliau  menutup sambutannya.


Menurut kepala madrasah Bapak Agung  Wiyoto mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya mendorong anak – anak untuk berkreatifitas dan mencintai ragam kebudayaan negerinya sendiri.


Tiap tahun sebenarnya kegiatan seperti ini selalu dilakukan, hanya saja untuk tahun ini sangat berbeda. Ada tarian dan cipta lagu terbaik siswa – siswi MTsN 1 Trenggalek juga turut ditampilkan. Selain itu peserta yang mengikuti  juga bertambah banyak.

Sekolah plat merah yang berada di Barat TMP Karangsoko  ini memang selalu memiliki terobosan dalam menggali kreatifitas siswa. Selain memiliki nilai lebih dalam hal agama, siswa – siswi didorong untuk menuangkan ide – idenya tidak hanya dalam hal fashion tetapi juga bidang yang lain, musik, olahraga, maupun keterampilan memasak. Bravo Matsanemoga......!!











Wednesday, March 14, 2018

Nggalek, Gudang Durian Brow..!!

kaboeline.com - Siapa sih orang yang nggak suka dengan buah yang satu ini. Rasanya yang legit, aroma buah yang wangi akan menggugah selera setiap penikmatnya. Dan sekarang di Trenggalek sedang musim - musimnya buah durian. Kecamatan Watulimo, Kampak, Dongko dan Munjungan adalah lumbungnya durian, yang kabarnya memiliki kualitas dan rasa yang berbeda - beda.

Meluncur ke kawasan kecamatan Watulimo, anda bisa langsung menuju desa Sawahan. Di lahan seluas kurang lebih 650 hektar, beberapa jenis durian bisa tumbuh subur di area ini. Bahkan kebun durian di desa Sawahan ini sudah diresmikan oleh bupati Trenggalek, bapak Emil Dardak sejak  tahun 2016 yang lalu. Ada nggak di antara kalian, yang mengaku warga Trenggalek tetapi belum pernah berkunjung kesana?

Dan yang membanggakan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bahkan telah mencanangkan hutan durian internasional  atau Internasional Durio Forestry. Mentan menyebutkan,  Trenggalek merupakan kabupaten terkaya di Indonesia dalam sektor pertanian. Namun, dia menilai cara penjualan dan kreativitas olahan hasil pertanian maupun perkebunan masih kurang.

“Kalau aku bilang, kabupaten terkaya berada di sini di Trenggalek, namun yang mahal adalah inovasinya. Potensi pertanian semua tersedia disini. Tinggal bagaimana petani bisa mengolah, mengemas sehingga menjadi produk yang mempunyai harga jual tinggi," ujarnya. (dikutip dari http://nationalgeographic.co.id/)


Makanya jangan heran kalau lagi musimnya seperti ini, nggak perlu susah untuk mendapatkan buah "mahal" ini. Disepanjang jalan anda akan menemui banyak penjual berbagai jenis durian dengan harga yang cocok alias sebanding dengan rasa buah duriannya. Selain di desa Sawahan, masih di kecamatan yang sama, anda juga bisa menuju desa Karanggandu arah menuju pantai Damas. Disini anda juga mudah mendapatkan berbagai jenis durian dan bisa membeli langsung ke petaninya. Bisa jadi anda akan mendapat bonus makan di tempat. "Gimana, penasaran kan?"