Menunggu Aksi Generasi Milenial

Mewabahnya virus covid-19 membawa perubahan terhadap sistem sosial di masyarakat.

Pelajar Pancasila vs Pelajar Tik Tok

Potret Krisis Kreatifitas Akibat Pandemi.

Nggalek,

Gudang Durian Brow..!!

Candi Brongkah

Candi ini dinamakan Candi "BRONGKAH" karena ditemukan di dusun Brongkah.

Ziarah Kubur

Tradisi Pengingat Mati

Monday, January 23, 2017

Langkah Kecil Selamatkan Dunia dari Plastik

kaboeline.com - Membuat perubahan memang harus dimulai dari yang terkecil, dan mulai dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Memanfaatkan barang-barang bekas untuk menjadi barang berguna sederhana dan kreatif bisa dilakukan anda di rumah. Dan kitapun juga sudah termasuk ikut merawat bumi dari serbuat monster yang disebut plastik.


Salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup yang sampai saat ini masih tetap menjadi “PR” besar bagi bangsa Indonesia adalah faktor pembuangan limbah plastik. Barang yang terbuat dari plastik telah menjadi sampah berbahaya dan sulit dikelola.

Diperlukan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk membuat sampah plastik itu benar-benar terurai. Namun, yang menjadi persoalan adalah dampak negatif sampah plastik ternyata sebesar fungsinya juga, dimana beberapa aktifitas kita sangat terbantu dengan keberadaab plastik.

Dibutuhkan waktu 1000 tahun agar plastik dapat terurai oleh tanah secara terdekomposisi atau terurai dengan sempurna. Ini adalah sebuah waktu yang sangat lama. Saat terurai, partikel-partikel plastik akan mencemari tanah dan air tanah. Jika dibakar, sampah plastik akan menghasilkan asap beracun yang berbahaya bagi kesehatan yaitu jika proses pembakaranya tidak sempurna, plastik akan mengurai di udara sebagai dioksin. Senyawa ini sangat berbahaya bila terhirup manusia. Dampaknya antara lain memicu penyakit kanker, hepatitis, pembengkakan hati, gangguan sistem saraf dan memicu depresi.

Diperkirakan, 500 juta hingga satu miliar kantong plastik digunakan di dunia tiap tahunnya. Jika sampah-sampah ini dibentangkan maka, dapat membukus permukaan bumi setidaknya hingga 10 kali lipat! Coba anda bayangkan begitu fantastisnya sampah plastik yang sudah terlampau menggunung di bumi kita ini. Dan tahukah anda? Setiap tahun, sekitar 500 milyar – 1 triliyun kantong plastik digunakan di seluruh dunia. Diperkirakan setiap orang menghabiskan 170 kantong plastik setiap tahunnya (coba kalikan dengan jumlah penduduk kotamu!) Lebih dari 17 milyar kantong plastik dibagikan secara gratis oleh supermarket di seluruh dunia setiap tahunnya. Kantong plastik mulai marak digunakan sejak masuknya supermarket di kota-kota besar.

Berbagai upaya menekan penggunaan kantong plastik pundilakukan oleh beberapa Negara. Salah satunya dengan melakukan upaya kampanye untuk menghambat terjadinya pemanasan global. Sampah kantong plastik telah menjadi musuh serius bagi kelestarian lingkungan hidup. Jika sampah bekas kantong plastik itu dibiarkan di tanah, dia akan menjadi polutan yang signifikan. Kalau dibakar, sampah-sampah itu pun akan secara signifikan menambah kadar gas rumah kaca di atmosfer.

Seharusnya pemerintah Indonesia benar-benar serius untuk memerangi sampah plastik. Pembiasaan-pembiasaan yang dimulai dari lingkungan sekolah untuk mengurangi sampah sangat baik apabila dimasukkan dalam program sekolah, siswa bisa dikondisikan untuk memanfaatkan keberadaan sampah plastik. Selain itu membentuk perilaku masyarakat agar menjaga lingkungannya perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah agar sampah-sampah tak lagi menjadi racun di sekitar tempat tinggal kita. Ayo buat perubahan....!!