Menunggu Aksi Generasi Milenial

Mewabahnya virus covid-19 membawa perubahan terhadap sistem sosial di masyarakat.

Pelajar Pancasila vs Pelajar Tik Tok

Potret Krisis Kreatifitas Akibat Pandemi.

Nggalek,

Gudang Durian Brow..!!

Candi Brongkah

Candi ini dinamakan Candi "BRONGKAH" karena ditemukan di dusun Brongkah.

Ziarah Kubur

Tradisi Pengingat Mati

Tuesday, July 28, 2009

Sehat Tenaga, Sehat Pikiran, Diuji Keimanan

Luar biasa motto dari 2 orang yang sudah tidak lagi muda ini. Disisa hidupnya mereka tetap rukun sebagai sedjoli dan masih mau untuk terus berkarya agar apa yang pernah dijalani selama ini berakhir dengan indah..Ribuan kilo sudah mereka berjalan mencari biaya hidup agar mereka bisa makan untuk hari ini saja. Terlampau jauh jika kita pandang bintang yang ada di langit, sedangkan di sekitar kita masih ada orang yang sangat membutuhkan uluran tangan kita. Pernahkah kita peduli dengan mereka...?? Pernahkah hati ini terketuk untuk sekedar memberikan penghiburan untuknya..??Perjuangan mereka pun patut dijadikan teladan bahwa kesehatan baik fisik maupun pikiran menjadi lebih berarti dari pada berlimpahnya materi yang sering membuat kita lupa. Lupa kepada siapa yang dahulu pernah menjadi sahabat kita disaat dalam masa sulit, masa perjuangan. "SEHAT TENAGA, SEHAT PIKIRAN, DIUJI KEIMANAN", Keikhlasan untuk menerima takdiri dari Allah SWT tetap mereka pegang untuk membuktikan kepada mereka, orang - orang yang sombong dengan hartanya bahwa materi tidak akan memberikan kebahagiaan dalam hidup ini melainkan keikhlasan kita untuk saling mengerti, saling mengisi, tanpa mempermasalahkan kekurangan masing - masing. CINTA akan lebih terasa karena adanya keikhlasan untuk menerima apa adanya tentang seseorang yang telah menjadi teman hidup....baik suka maupun duka....

Sunday, July 19, 2009

Terus Kayuh Sepeda Itu Sekuat Mungkin

Hidup ini adalah permainan peluang..,,tak ada yang tahu akan jadi apa saya sekarang, esok atau nanti. Hanya usaha yang bisa saya lakukan seperti semangatku mengayuh sepeda ini untuk mencari nafkah. Walaupun berat karena harus menempuh jarak berkilo - kilo, tapi inilah pilihan hidup. Sudah ada perjanjian saya dengan Allah SWT yaitu berupa takdir ini, sesaat sebelum ruh itu ditiupkan ke dalam jiwaku. Saya tak akan menyesali apalagi menyalahkan Allah karena keadaan ini. "SABAR"..., yang saya realisasikan dalam bentuk USAHA dan selalu menikmati setiap jengkal langkah - langkah ini. Panas matahari adalah penyemangat dan munculnya keringat ini adalah gambaran kebahagianku mengartikan sisa - sisa hidup tanpa harus mendongakkan kepala ke atas, karena apapun yang terjadi manusia tidak ada puasnya. Saya memang wanita, yang harus bisa tegar menjalani titian hidup ini yang terkadang rasa putus asa sejenak menghampiri. Tetapi semua perlahan - perlahan hilang dengan KEMANTAPAN HATI dan SEMANGAT untuk terus berjalan serta upaya untuk menghilangkan kesusahan - kesusahan.., dengan ke - IKHLASAN hati kiranya bisa saja hidup ini akan lebih indah.....